SINOPSIS
Buku ini menghadirkan pemahaman komprehensif mengenai bagaimana pembangunan, kebijakan publik, dan perubahan lingkungan memengaruhi kesehatan masyarakat melalui pendekatan Penilaian Dampak Kesehatan (PDK). Berangkat dari prinsip dasar yang telah digarisbawahi sejak era Hippocrates bahwa kesehatan tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga oleh kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan buku ini menempatkan PDK sebagai instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Di dalamnya, pembaca akan menemukan uraian mendalam tentang konsep penentu sosial kesehatan, hubungan antara kebijakan lintas sektor dengan ketimpangan kesehatan, serta pentingnya menilai dampak kesehatan dari berbagai rencana, program, dan proyek, terutama yang berada di luar sektor kesehatan. Buku ini juga menjelaskan metode, tahapan, serta tantangan praktis dalam penerapan PDK, dilengkapi dengan contoh kasus dari berbagai konteks, termasuk negara berkembang dan kawasan dengan kapasitas kelembagaan terbatas.
Ditulis berdasarkan pengalaman panjang praktisi dan akademisi internasional dalam mengembangkan serta menerapkan PDK, buku ini memberikan panduan jelas, ilustratif, dan aplikatif bagi pembaca dari berbagai disiplin ilmu—mulai dari kesehatan masyarakat, perencanaan tata ruang, lingkungan hidup, hingga manajemen proyek dan kebijakan pembangunan.
Sebagai referensi dasar maupun buku teks, karya ini tidak hanya menjelaskan teori dan kerangka kerja PDK, tetapi juga menyoroti persoalan kontemporer seperti dampak kumulatif, perubahan iklim, konsumsi energi, ketergantungan pada sumber daya alam, dan kerentanan kelompok marginal.
Dengan cakupan yang luas namun mudah dipahami, buku ini menjadi bacaan penting bagi mahasiswa, praktisi profesional, lembaga pemerintah, sektor swasta, serta siapa pun yang peduli terhadap hubungan antara pembangunan dan kesehatan masyarakat. Buku ini memberi landasan kuat untuk memastikan bahwa keputusan pembangunan hari ini tidak menghasilkan risiko kesehatan di masa depan, melainkan membawa manfaat yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.