COMING SOON 6

  1. Penulis :
    Prof. Dr. Anwar Daud, SKM.,M.Kes,EHS, C.EIA.
    Dr. Agus Bintara Birawida, S.Kel., M.Kes.
    Shabrina Vashtinia Putri Tryanda, S.Si., M.KM
    Nadya Nur Zikrina, SKM
    Yusma, SKM
  2. ISBN : –
  3. Harga : Rp. 200.000,-
  4. PDF Download : ……….

    SINOPSIS

Buku Permodelan Emisi Udara dan Risiko Kesehatan dari Aktivitas Industri merupakan referensi komprehensif yang mengintegrasikan konsep dasar, pendekatan matematis, dan aplikasi pemodelan kualitas udara untuk menilai dampak polusi udara terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Disusun dengan pendekatan multidisipliner, buku ini menggabungkan ilmu meteorologi, kimia atmosfer, teknik lingkungan, kesehatan masyarakat, dan pemodelan numerik modern.

Buku membuka dengan landasan teoritis mengenai jenis-jenis model dispersi udara, standar kondisi atmosfer, satuan konsentrasi polutan, serta parameter fisik yang menjadi dasar perhitungan. Pembaca diperkenalkan pada model dispersi Gaussian sebagai model klasik yang paling banyak digunakan dalam prediksi penyebaran polutan dari sumber industri, termasuk pembahasan mendalam mengenai plume rise, turbulensi, dan kebutuhan penyempurnaan model untuk kondisi di dunia nyata.

Bagian inti buku membahas berbagai aplikasi pemodelan polusi udara, mulai dari pendekatan Gaussian dan Eulerian, model stokastik, hingga sistem pemodelan terpadu seperti CMAQ, AERMOD, AERMET, CALPUFF, dan CALMET. Setiap model dijabarkan dari sisi konsep ilmiah, formulasi matematis, parameterisasi atmosferik, teknik komputasi, serta contoh penerapannya pada kasus nyata di kawasan perkotaan dan industri.

Selain itu, buku ini merangkum studi-studi aplikatif tingkat internasional, termasuk simulasi ozon, nitrogen oksida, aerosol, deposisi asam, transport lintas batas, dan polusi fotokimia. Analisis ini memperlihatkan bagaimana model digunakan untuk memahami dinamika polutan pada berbagai skala—lokal, regional, hingga global—serta bagaimana hasilnya mendukung pengambilan keputusan pengelolaan kualitas udara dan kebijakan lingkungan.

Pada bagian akhir, buku ini menekankan hubungan penting antara emisi industri, pemodelan dispersi, paparan populasi, dan estimasi risiko kesehatan. Pembaca dibekali pemahaman tentang metode penilaian risiko berbasis model, hubungan sumber–reseptor, serta cara memadukan data emisi, hasil simulasi, dan parameter toksikologi untuk memperkirakan dampak kesehatan pada masyarakat yang terpapar.

Dengan cakupan 33 bab yang sangat luas, buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, praktisi lingkungan, instansi pemerintah, dan industri yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang bagaimana polutan udara bergerak, berubah, berinteraksi dengan atmosfer, serta bagaimana risiko kesehatan dapat diprediksi dan ditekan melalui kebijakan berbasis sains